aseekkk

apa aja

Sabtu, 10 Maret 2012

Atlantis, Dongeng Plato Tentang Surga

Willie Drye, dalam tulisannya di National Geographic menyebutkan bahwa tulisan seorang filsuf Yunani kuno (Plato) tidak memiliki banyak kebenaran tentang kondisi manusia waktu itu. Salah satu yang paling terkenal mengenai cerita kehancuran peradaban kuno Atlantis, hampir dikatakan palsu. Mengapa cerita ini masih dilanjutkan hingga lebih dari 2.300 tahun setelah kematian Plato?
Menurut James Romm, seorang profesor klasik di Bard College Annandale, New York “Ini merupakan mitos besar, Plato mengenal berbagai lapisan orang yang senang berfantasi.”
Plato menceritakan kisah Atlantis sekitar 360 SM. Para pendiri Atlantis merupakan manusia setengah dewa dan setengah manusia. Mereka menciptakan peradaban Utopia dan memiliki kekuatan angkatan laut yang besar. Rumah mereka terdiri dari pulau-pulau yang dipisahkan oleh parit lebar dan dihubungkan oleh sebuah kanal yang menembus di tengah kota. Pulau-pulau yang subur mengandung emas, perak, dan logam mulia lainnya, didukung sumber daya berlimpah, dan satwa liar yang eksotis. Dan ada kota besar di pulau itu.
Herma Plato
Herma Plato / Wikipedia by Ricardo André Frantz
Banyak teori tentang keberadaan Atlantis, antara lain terletak di wilayah Mediterania, di lepas pantai Spanyol, bahkan di bawah Antartika. Setiap tempat bisa saja dibayangkan sebagai benua yang hilang (Charles Orser, kurator sejarah di New York State Museum di Albany).
Plato mengatakan, Atlantis berada di sekitar 9.000 tahun sebelum keberadaannya. Cerita Atlantis telah diceritakan oleh penyair, imam, dan lainnya sebagai mitos turun menurun. Tulisan-tulisan Plato merupakan satu-satunya catatan yang menggambarkan adanya legenda Atlantis.

Plato Melihat Surga, Atau Kenyataan?

Hanya sedikit ilmuwan berpikir bahwa legenda Atlantis benar-benar ada. Robert Ballard, penjelajah samudera yang menemukan bangkai kapal Titanic pada tahun 1985, mengatakan bahwa apa yang ditulis dalam cerita Plato tentang Atlantis adalah benar.
Legenda Atlantis, sebuah peradaban kuno yang hilang karena banjir dahsyat dan ledakan vulkanik yang terjadi sepanjang sejarah, termasuk salah satu peristiwa yang memiliki beberapa kesamaan dengan cerita tentang kehancuran Atlantis. Catatan sejarah 3600 tahun yang lalu, sebuah letusan gunung berapi yang besar menghancurkan pulau Santorini di Laut Aegean dekat Yunani. Pada saat itu, masyarakat Minoan yang sangat maju tinggal di Santorini. Peradaban Minoan menghilang tiba-tiba pada waktu yang sama dengan letusan gunung berapi. Tapi Ballard tidak berpikir bahwa Santorini adalah Atlantis, karena waktu dari letusan gunung di pulau itu tidak bertepatan dengan ucapan Plato tentang kehancuran Atlantis.
James Romm meyakini bahwa Plato menciptakan kisah Atlantis untuk menyampaikan beberapa teori filosofis;
Dia berhadapan dengan sejumlah isu, dan Atlantis merupakan tema yang dibawa untuk menjalankan seluruh karyanya. Ide-ide Plato berisi tentang sifat ilahi terhadap manusia, masyarakat yang ideal. Ide tersebut bisa ditemukan pada beberapa karya Plato. Atlantis digambarkan memiliki kendaraan yang berbeda, untuk mendukung beberapa temanya.
Legenda Atlantis adalah cerita atau dongeng Plato tentang surga, moral, orang-orang spiritualis yang bermoral hidup dalam peradaban Utopia, peradaban yang digambarkan sangat maju. Tapi mereka menjadi serakah, dan miskin moral hingga para dewa menjadi marah karena bangsa Atlantis telah kehilangan jalan mereka, dan berbalik untuk kegiatan tidak bermoral.
Sebagai hukuman, para dewa memberikan hari-hari yang mengerikan dengan api dan gempa bumi, menyebabkan Atlantis tenggelam ke dasar laut.

Nostradamus Dan Kode Ramalan Yang Hilang

Begitu banyaknya tulisan mengenai ramalan Michel Nostradamus, semua itu hanya bisa dibuktikan ketika sesuatu telah terjadi. Apa sebenarnya teka teki kode (puisi) Nostradamus? Dan bagian pemecah kode ramalan Nostradamus ternyata hilang di sekitar tahun 1700.

Siapakah Michel Nostradamus?

Dokumen Wikipedia menyebutkan bahwa Michel de Nostradame lahir pada tanggal 14 Desember 1503 (11 tahun setelah Christopher Columbus menemukan Dunia Baru) di St.Remy, Perancis. Nostradamus berasal dari garis keturunan dokter Yahudi dan ulama. Keluarganya telah dikonversi dari Yudaisme ke Kristen di tahun 1502 sebagai akibat dari penganiayaan pada masa kekuasaan Louis XII.
Batu nisan Nostradamus, kuburan Nostradamus
Batu nisan Nostradamus / Photo CC: en.Wikipedia
Nostradamus adalah anak tertua dari empat bersaudara, saudara termudanya adalah Jean yang menjadi Procureur, parlemen provinsi. Ayahnya (James) adalah seorang notaris. Kakek Nostradamus dan Jean, menginspirasinya untuk mempelajari Astrologi dan Astronomi ketika ia masih sangat muda. Saat itulah Nostradamus diperkenalkan tentang (bahasa) Latin, Yunani, Ibrani, Matematika, Astronomi dan Astrologi. Dia menjunjung tinggi teori Copernican, bahwa dunia itu bulat dan mengelilingi matahari lebih dari 100 tahun sebelum Galileo mengenalkannya.
Visi kenabian Nostradamus terkandung dalam 942 puisi yang samar bernama The Centuries. Nostradamus menulis empat baris ayat (kuatrain) dalam 100 kelompok (disebut Centuries). Tulisan itu telah menggugah pembaca dari generasi ke generasi. Michel Nostradamus sering disebut sebagai Nabi kehancuran karena visi yang melibatkan kematian dan perang. Pengikutnya mengatakan bahwa Michel Nostradamus telah memperkirakan Kebakaran Besar di London (1666), Revolusi Perancis, kelahiran dan munculnya kekuatan Adolf Hitler, pembunuhan John F. Kennedy, dan kehancuran ruang angkasa.
Selama tujuh hari tujuh malam
Manusia akan melihat pemandangan yang mengagumkan.
Air pasang akan naik di luar kendali mereka
Menghantam pantai dan kemudian pergi
Seekor naga api akan melintasi langit
enam kali sebelum bumi ini akan mati.
Umat ​​manusia akan gemetar dan menjadi takut
akan keenam pembawa berita dalam ramalan ini.
Bintang besar akan terbakar selama tujuh hari,
Awan akan menyebabkan kemunculan dua matahari:
Para ‘mastiff’ besar akan melolong sepanjang malam
Ketika Paus Besar akan mengubah negara.
(Nostradamus, C2 Q41)
Pada 1565-66 kesehatan Nostradamus mengalami penurunan. Kesehatannya terus memburuk dan ia menulis surat wasiat pada tanggal 17 Juni 1566. Michel Nostradamus mengatakan telah meramalkan kematiannya sendiri. Ketika asistennya mengucapkan ‘Selamat malam’ pada tanggal 1 Juli 1566, Nostradamus konon mengucapkan “Anda tidak akan bertemu saya dalam keadaan hidup saat matahari terbit.” Ia ditemukan tewas pada tanggal 2 Juli 1566.

Dokumen Pemecah Kode Ramalan, Hilang…

Dalam tulisan yang dimuat World Mysteries, menyebutkan adanya rumor bahwa dokumen yang sangat rahasia ada di peti mati, yang akan memecahkan kode ramalan Michel Nostradamus. Pada tahun 1700, peti jenazah Michel Nostradamus dipindahkan ke bagian dinding depan Gereja. Pemindahan dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengganggu tubuhnya, terlihat sekilas yang mengungkapkan jimat (amulet) pada tulangnya, dengan tahun 1700 di atasnya.
Suatu malam pada tahun 1791 dimasa Revolusi Perancis, tentara Marseilles masuk ke dalam gereja untuk mencari harta. Mereka menemukan peti mati Michel Nostradamus. Dalam tulisannya The Century 9, syair 7, ia telah menulis:
Orang yang membuka makam ketika menemukannya
Dan siapa yang tidak menutupnya dengan segera,
Kejahatan akan datang kepadanya
Tak seorangpun yang dapat membuktikan.
Konon, para prajurit yang menodai makamnya untuk terakhir kali disergap oleh Royalis dalam perjalanan kembali ke markas dan tidak seorangpun selamat.
Lalu, diamanakah kode pemecah ramalan Nostradamus? Apakah diambil pada saat pemindahan makam dan kemudian di musnahkan? Ataukah prajurit Marseilles berhasil mendapatkannya kemudian hilang dalam penyergapan?
Apakah ramalan dan teori konspirasi berdasarkan kode miliknya saat ini hanya menerka? Misteri kehidupan tak akan terpecahkan (secara pasti). Semua ini sebenarnya sudah di prediksi Nostradamus, manusia harus hidup dan merubah jalannya sendiri tanpa ramalan yang pasti.

Misteri Runtuhnya Peradaban Suku Maya

Apa yang menyebabkan runtuhnya peradaban suku Maya? Beberapa teori yang memperdebatkan kejatuhan suku Maya sangat beragam. Diantaranya musibah besar, perang saudara yang memperebutkan wilayah, dan tanah yang tidak subur. Teori yang dikutip dari History menyebutkan demikian.
Dari abad ke 8 sampai akhir abad ke 9 diketahui terjadi sesuatu yang mengguncang peradaban suku Maya, atau lebih dikenal dengan gempa besar. Satu per satu kota-kota kuno di dataran rendah selatan ditinggalkan. Tahun 900, peradaban suku Maya di wilayah tersebut runtuh dan hilang. Runtuhnya peradaban suku Maya belum diketahui sebabnya (secara pasti), meskipun para ahli telah mengembangkan beberapa teori.
Kuil jaguar maya, kota maya
Tikal, peninggalana suku Maya (Photo Wikipedia)
Beberapa percaya bahwa pada abad ke 9 suku Maya mengalami kelelahan lingkungan sekitar mereka karena tidak bisa lagi mempertahankan populasi yang sangat besar. Dengan kata lain persaingan antar suku yang berujung pemusnahan suatu suku. Peneliti berpendapat bahwa perang konstan antara negara ataupun kota yang memimpin militer dari pihak keluarga kerajaan (karena perkawinan) memperebutkan kekuasaan, dan perdagangan aliansi antara mereka terputus (hancur) bersamaan dengan sistem tradisional kekuasaan dinasti.
Figur penguasa suci berkurang, tradisi mereka berupa ritual dan upacara bercampur aduk dalam kekacauan. Akhirnya, beberapa perubahan lingkungan dan bencana (jangka waktu yang sangat panjang, seperti kekeringan) dapat menghapuskan peradaban Maya kuno. Kekeringan akan melanda kota-kota seperti Tikal, di mana air hujan diperlukan untuk minum maupun untuk irigasi tanaman.
Ketiga faktor tersebut (kelebihan populasi, perebutan wilayah, dan tanah yang tidak subur atau kekeringan) memungkinkan ikut berperan dalam runtuhnya peradaban suku Maya di dataran rendah selatan. Di dataran tinggi Yucatan, beberapa kota Maya seperti Chichen Itza, Uxmal dan Mayapan, terus berkembang pada Periode Pasca Klasik (900-1500 M). Pada saat penjajah Spanyol datang, suku Maya sebagian besar masih tinggal di desa-desa yang hidup dengan pertanian, dan kota-kota besar mereka terkubur di bawah hutan hujan.
Hingga saat ini, belum ada teori dan catatan yang pasti menggambarkan runtuhnya peradaban suku Maya meskipun banyak teori telah dikeluarkan, tapi tetap menjadi sejarah misteri.

Mengenal Sejarah Suku Maya Kuno

Peradaban suku Maya kuno adalah salah satu masyarakat yang paling dominan dari Mesoamerika. Suku Maya dipusatkan dalam satu blok geografis yang mencakup seluruh Yucatan Peninsula dan modern Guatemala; Belize dan bagian dari negara bagian Meksiko Tabasco dan Chiapas, bagian barat Honduras dan El Salvador.
Dalam sebuah artikel sejarah yang dimuat History, bahwa suku Maya tinggal kuno terpisah di tiga sub-daerah dengan perbedaan lingkungan dan budaya berbeda. Yang paling terkenal adalah suku Maya dari selatan dataran rendah yang mencapai puncaknya selama Periode Klasik peradaban Maya (AD 250-900). Mereka membangun kota-kota dengan batu besar dan monumen.
Kuil jaguar maya, kota maya, suku maya
Peninggalana suku Maya (gambar Wiki)
Suku Maya kuno paling awal sekitar 1800 SM (Periode Preclassic atau Formatif). Mereka bertani, menanam tanaman seperti jagung, kacang, labu dan singkong. Selama Masa Praclassic Tengah (berlangsung sampai sekitar 300 SM), petani suku Maya mulai memperluas wilayah mereka baik di daerah dataran tinggi dan dataran rendah. Periode Praclassic Tengah memunculkan peradaban Mesoamerika pertama utama, yaitu Olmecs. Suku Maya memiliki agama dan budaya, sistem jumlah dan kalender yang terkenal dari Olmec. Selain pertanian, Maya Praclassic lebih maju dengan membangun piramida, konstruksi kota dan inscribing monumen batu.
Periode Classic dimulai sekitar tahun 250, dimana saat itu merupakan masa keemasan Kerajaan Maya. Peradaban Maya tumbuh menjadi sekitar 40 kota, termasuk Tikal, Uaxactún, Copán, Bonampak, Dos pilas, Calakmul, Palenque dan Río Bec. Setiap kota memiliki populasi antara 5.000 hingga 50.000 orang. Atau bisa diprediksikan bahwa penduduk Maya mungkin telah mencapai 2 juta jiwa.
Penggalian situs suku Maya kuno telah berhasil menemukan plaza, istana, kuil dan piramida, serta pengadilan. Kota-kota Maya dikelilingi dan didukung oleh populasi besar petani. Meskipun suku Maya menggunakan tipe primitif pertanian, tetapi pada saat itu metode pertanian mereka bisa dikatakan maju (seperti irigasi dan terasering).
Suku Maya adalah sangat religius, dan menyembah berbagai dewa yang berhubungan dengan alam, termasuk dewa matahari, bulan, hujan, dan jagung. Menganggap Raja sebagai “Kuhul ajaw” (Raja suci) yang mengaku berhubungan dengan dewa dan mengikuti suksesi secara turun temurun. Mereka diduga menjadi mediator antara para dewa dan manusia di bumi, dan melakukan upacara keagamaan dan ritual.
Artikel yang dimuat History juga menyebutkan bahwa suku Maya kuno membangun banyak kuil dan istana dalam bentuk piramida, dekorasi dengan relief prasasti yang rumit. Suku Maya dianggap sebagai seniman besar Mesoamerika yang juga membuat kemajuan signifikan dalam matematika dan astronomi, termasuk penggunaan nol dan pengembangan sistem kalender kompleks berdasarkan 365 hari. Peneliti menyimpulkan bahwa Maya adalah masyarakat yang damai dan ahli Taurat melalui bukti-bukti yang menyeluruh dari karya seni dan tulisan suci di dinding, hingga bukti peperangan antara saingan suku Maya, penyiksaan dan korban manusia untuk ritual keagamaan mereka.
Eksplorasi situs suku Maya kuno dimulai pada 1830-an. Pada awal hingga pertengahan abad 20, sebagian kecil dari sistem mereka diperoleh melalui dari tulisan-tulisan rahasia yang telah diuraikan. Suku Maya juga membuat kertas dari kulit pohon dan menulisnya kedalam buku yang terbuat dari kertas yang dikenal sebagai naskah kuno.
Salah satu hal menarik banyak tentang suku Maya kuno adalah kemampuan mereka untuk membangun sebuah peradaban besar di iklim hutan hujan tropis. Secara tradisional masyarakat kuno berkembang di iklim kering di mana manajemen terpusat dari sumber daya air. Di dataran rendah suku Maya selatan ada beberapa sungai yang bisa dilalui kapal untuk perdagangan dan transportasi serta untuk sistem irigasi.

Perhitungan Kalender Maya,… Salah!


Banyak masyarakat terobesesi dengan penanggalan Kalender Maya yang dikaitkan dengan Kiamat 2012, atau 2013 sebagai tahun kelahiran dunia baru. Dibalik rahasia Kalender Maya tersimpan sejarah yang membuat sistem penanggalan tidak berjalan semestinya, dengan kata lain… meleset! Dan belum pernah digunakan suku Maya sebelumnya.

Kalender Maya Dreamspell 13 Bulan

Sistem Kalender Dreamspell 13 Bulan (Dreamspell Thirteen Moon Calendar) ditemukan oleh Arguelles José dan Lloydine di awal tahun 90-an yang dikenal masyarakat sebagai Kalender Maya. Menurut Carl Johan Calleman Ph.D (Toxicology-Universitas Stockholm), dalam tulisannya tentang “….The False Mayan Calendar” menyebutkan bahwa sistem kalender ini belum pernah digunakan oleh suku Maya, banyak protagonis telah salah mengartikannya. Kalender terakhir yang didasarkan pada hitungan Kalender Suci Maya hanya diterbitkan di Guatemala dan Swedia.
kalender maya
Sistem penanggalan Kalender Maya
Dunia menganggap Dreamspell 13 Bulan sebagai Kalender Maya, struktur dari sistem kalender yang dikenal sebagai kalender Dreamspell 13 Bulan pada dasarnya mengusulkan bahwa kita menggunakan kalender 13 bulan berbeda dari 28 hari yang disajikan sebagai siklus feminin (wanita) dimana setelah tanggal 25 Juli ditambahkan satu hari untuk memperhitungkan 365 hari tahun matahari (13×28+1=365 hari).
Penghitungan dari 20 Glyphs dan 13 Nomor telah digunakan dalam Kalender Suci Maya (dikaitkan dengan tahun 2013). Dalam simbol terkait dengan hari-hari dan cara yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan arti kalender sebenarnya. Ketika mereka diberikan kalender Tzolkin Maya, konon merupakan kelahiran energi baru dalam sistem ini yang disebut Galactic Signature. Ini berbeda dari simbol Kalender Suci Maya bahwa suku Maya telah menggunakannya pada hari tertentu. Aspek penting dari sistem kalender ini, bahwa hari Kabisat dalam kalender Gregorian diabaikan, dan sebagainya, pada hari-hari setiap 4 tahun urutan simbol Kalender Maya (Dreamspell 13 Bulan) terganggu dan membuatnya melompat sehingga melewati hari lompatan spritual energi.
Bagaimana penanggalan Maya dalam sistem ini? Kecuali untuk tanda dan simbol yang digunakan dalam penghitungan Tzolkin (260 hari) sangat berbeda. Suku Maya kuno mengikuti siklus bulan bergantian antara 29 dan 30 hari yang berarti konsisten dengan siklus bulan purnama.
Dalam Kalender Maya (Dreamspell 13 Bulan), tanggal 26 Juli telah dipilih sebagai Tahun Baru dan sering disebut Tahun Baru Maya. Dalam realitas ini, hari pertama ditetapkan dari Kalender Maya (Dreamspell 13 Bulan) adalah kebalikan dari sistem Kalender Maya. Tanggal ini benar-benar akhir kalender tradisional Maya di Yucatan. Pada zaman Maya kuno ketika peradabanan Quiche-Maya masih hidup, kalender Maya tidak memiliki tanggal Tahun Baru yang sekarang bisa langsung diterjemahkan ke dalam kalender Gregorian.

Sejarah Kesalahan Perhitungan Kalender Maya

Penting Anda ketahui, bahwa kalender Maya Tradisional tidak memiliki tanggal Tahun Baru yang tetap (seperti 1 Januari). Tidak seperti kalender lain yang sebagian besar bukan merupakan subordinasi waktu mekanis dan siklus astronomi. Tahun 1541 Yucatan ditaklukkan oleh Spanyol, ini berarti bahwa mereka dipaksa mengkonversi tanggal kedalam penanggalan Kristen, ditandai dengan pembakaran kalender Maya yang dihasut oleh Uskup Diego de Landa pada tahun 1562. Uskup inilah yang pertama kali melihat perayaan 26 Juli sebagai hari Tahun Baru bagi suku Maya.
Sebagai bagian dari adaptasi keterpaksaan penanggalan Kristen dengan perayaan Kudus, Natal, dan hari besar Kristiani lainnya, suku Maya harus membekukan hari awal sebelumnya bergerak dari Haab pada tanggal saat penaklukan oleh Spanyol di tahun 1541. Pembekuan ini berarti akhir yang efektif untuk sistem Kalender Maya di Yucatan dan konversi mekanisme sistem waktu astronomi.
Orang Spanyol sebenarnya melihat simbol dari Kalender Maya sebagai penyembahan berhala, dan menekan mereka dengan paksa, yang tercermin dalam Auto-Da-Fe Of Mani (penjelasan di Wikipedia). Apakah ini berarti bahwa tanggal 26 Juli benar-benar diberlakukan oleh Conquistadores Spanyol dan merupakan ekspresi yang jelas dari dominasinya atas suku Maya? Ini adalah kebalikan dari Tahun Baru Maya, penggunaannya melambangkan akhir dari sistem kalender asli suku Maya di Yucatan.
Saat ini, Guatemala sangat signifikan dari sistem kalender kuno, seperti penanggalan Haab dan Tzolkin (Cholquij) yang dijalankan secara diam-diam dan bertahan hingga saat ini di dataran tinggi tersebut. Hal ini dapat diverifikasi dari artefak arkeologi bahwa Kalender Suci telah disimpan dan tidak berubah oleh waktu sejak zaman Quiche-Maya.
Dalam pandangan Carl Johan Calleman, jumlah Tzolkin tertentu benar yang merupakan hadiah bagi masa depan umat manusia jika kita benar-benar menggunakannya. Semakin banyak orang yang mulai menggunakan Kalender Suci akan mengalami energi berbeda. Namun, itu bukan bagian dari Kalender Maya (Dreamspell 13 Bulan). Alasan utamanya, bahwa Kalender Maya (Dreamspell 13 Bulan) membuat lompatan setiap 4 tahun pada hari Kabisat dalam kalender Gregorian, hari yang menurut Dreamspell 13 Bulan tidak memiliki energi Tzolkin.
Adam Rubel dari Saq Be (sebuah organisasi yang mencerminkan pandangan adat dan budaya terutama Maya) mengatakan tentang Kalender Maya (Dreamspell 13 Bulan);
Karya Arguelles telah dibuat jelas, saya pikir semua orang mengerti, kebutuhan untuk membedakan sistem ini dari setiap hubungan dengan tradisi Maya. Ini merupakan keinginan para tetua agar kekeliruan segera berakhir. Mengapa penemu dari Dreamspell Tzolkin memilih menyimpang dari Kalender Suci tradisional dengan cara ini? Bahwa sebagai adaptasi dari waktu astronomi dan ketepatan tahun matahari, maka dimasukkan Hari lompatan kalender Eropa (jangan pernah dilakukan pada kalender Maya).

Kalender Maya, Refleksi Dominasi Penguasa

Kalender Gregorian menggabungkan Hari lompatan setiap 4 tahun sejak Julius Caesar memutuskan penanggalan 23 Feb. Berarti,.. Signatures Galactic dihitung dengan Kalender Maya (Dreamspell 13 Bulan) secara langsung, bergantung pada keputusan Julius Caesar untuk membuat hari tertentu sebagai hari kabisat. Jika Kaisar Romawi memilih hari lain sebagai hari kabisat, mengatakan 4 April atau 9 November, maka Signatures Galactic akan menjadi sangat berbeda.
Jadi, pengalihan Dreamspell 13 Bulan dari Kalender Suci Suku Maya adalah ciptaan seorang Kaisar Romawi, dengan demikian jelas merupakan cerminan dari dominasi patriarki yang saat ini masih menipu orang tentang hari & tanda suku Maya. Oleh karena itu, seluruh sistem dari sistem Kalender Maya (Dreamspell 13 Bulan) adalah refleksi dari dominasi patriarkal dan pencipta sebenarnya adalah Spanish Conquistadors dan Julius Caesar, cukup berbeda dengan banyak retorika penemunya.
Teori konspirasi yang ditulis Carl Johan Calleman menuai kritik dari Arkeologi Johan Normark yang mengatakan “Seluruh Skema hirarkis Calleman didasarkan pada penulisan periode Kolonial, bukan pada keyakinan periode klasik”.
Mungkin tepat bagi kita untuk menanyakan ‘Sejauh mana sistem yang begitu banyak didasarkan pada dominasi penguasa (tertentu) juga tercermin dalam kerja internal gerakan ini?’
Apa dibalik semua ini? Kalender Suci Suku Maya telah menjadi agenda yang sangat di rahasiakan. Rumor mengatakan bahwa Kalender Suci bukan hanya sebuah rahasia penanggalan, tetapi juga rahasia jagad raya dan isinya. Bahkan penanggalan Haab Dan Tzolkin, kemungkinan tak ada kaitannya dengan Kiamat 2012-2013 (Doomsday).

Jumat, 02 Maret 2012

Dahlia Murder

Dalam sejarah Los Angeles, ada satu pembunuhan yang menarik perhatian begitu luas. kasus ini secara resmi dianggap sebagai tidak terpecahkan. Korbannya cuma satu orang, Kasus ini disebut pembunuhan Black Dahlia.

Mayat Terpotong di Lahan Kosong


15 Januari 1947, Betty Bersinger berjalan keluar dari rumahnya di Los Angeles sambil membawa anak perempuannya yang masih berusia 3 tahun menuju sebuah toko sepatu. Ketika sampai di Leimert Park di dekat sudut Norton 39th, Betty dan putrinya melewati beberapa bidang lahan kosong yang ditumbuhi semak-semak.


Tidak berapa lama kemudian, mata Betty terpaku pada sesuatu berwarna putih di dekat semak-semak. Dipenuhi rasa ingin tahu, Betty mendekati objek itu. Sesaat kemudian, ia terkejut melihat apa yang disangkanya manekin ternyata mayat seorang wanita yang telah terpotong dua.


Polisi segera dihubungi dan beberapa waktu kemudian, dua orang polisi bernama Frank Perkins dan Will Fitzgerald tiba di lokasi.


Kondisi Mayat


Mayat wanita itu terbaring telentang dengan lengan yang terangkat di atas bahunya. Kedua kakinya terbuka lebar dalam pose yang vulgar. Luka robek dan lecet memenuhi seluruh tubuhnya. Mulutnya disobek sehingga senyumnya melebar dari telinga satu ke telinga yang lain. Pada pergelangan tangan, pergelangan kaki dan lehernya, terlihat adanya bekas jeratan tali sehingga para penyelidik menyimpulkan kalau ia telah diikat dan disiksa selama beberapa hari.


Namun, apa yang paling mengerikan dari mayat ini adalah kenyataan kalau tubuhnya telah disembelih dengan rapi di atas pinggang sehingga terbelah dua.


Polisi menyimpulkan kalau ia telah dibunuh di suatu tempat dan mayatnya dibuang ke tempat itu pada malam hari. Ini terlihat dari tidak adanya darah pada tanah dan mayat itu.

mereka juga tidak menemukan adanya senjata pembunuh ataupun jejak kaki.
Situasi Leimert Park ketika mayat ditemukan
 
Setelah selesai diperiksa di tempat, mayat wanita itu segera dibawa ke kamar mayat. Sidik jarinya dikirim ke kantor FBI di Washington untuk diidentifikasi. Sementara menunggu hasil pemeriksaan FBI, petugas otopsi memeriksa mayat itu dan mereka kembali menemukan beberapa detail mengerikan lainnya.

Pada mayat itu ditemukan banyak cabikan di wajah, kepala dan tubuhnya. Lalu, terlihat adanya tanda-tanda sodomi dan pemerkosaan walaupun tidak ditemukan adanya sperma di dalam tubuhnya.


Tidak berapa lama kemudian, hasil pemeriksaan FBI terhadap sidik jari mayat itu tiba di kantor LAPD. Perempuan yang dibunuh itu ternyata bernama Elizabeth Short, 22 tahun, yang berasal dari Massachusetts.


Setelah identitas korban diketahui, para detektif segera mengerahkan upayanya untuk menggali informasi mengenai perempuan ini supaya dapat menemukan petunjuk yang mungkin bisa mengarah kepada sang pembunuh.


Namun, mereka tidak menyangka kalau apa yang akan ditemukan berikutnya ternyata malah menjadi teka-teki yang membingungkan.


Siapa Elizabeth Short

 
Elizabeth Short lahir tanggal 29 Juli 1924 di Hydepark, Massachusetts. Beth yang masih muda kemudian pindah ke Hollywod untuk mengejar karir di bidang perfilman.

Ia dikenal sebagai perempuan yang gampang bergaul dan memiliki banyak kenalan. Wajahnya yang cantik membuatnya sering menarik perhatian para pria.

Di Hollywood, Beth mulai berkenalan dengan banyak orang dari kalangan sosialita kelas atas. Salah satu pria yang kemudian menjadi teman baiknya adalah Mark hansen, seorang pemilik klub malam dan teater.

Hansen lalu mengajak Beth pindah ke rumahnya bersama sejumlah artis lainnya. Kadang para artis ini menjadi penghibur bagi tamu-tamu yang datang ke klub Hansen. Dengan segera, Beth menjadi bagian yang tetap dalam kelompok Hansen. Kondisi ini cukup menguntungkan baginya karena karirnya di film tidak berkembang.


Pada masa itu, film "The Blue Dahlia" yang diperankan Veronica Lake dan Alan Ladd beredar di masyarakat. Beberapa teman Beth mulai memanggilnya dengan sebutan Black Dahlia karena rambut hitamnya kesukaannya mengenakan pakaian hitam.


Siapa yang membunuh Beth?


Setelah kasus pembunuhan Beth tersebar luas di media, ada sekitar 60 pria dan wanita maju ke publik dan mengaku sebagai pembunuh sebenarnya. Namun, pengakuan-pengakuan ini tidak disertai oleh bukti yang bisa diverifikasi oleh pihak kepolisian sehingga semua pengakuan ini dianggap hanya sebagai usaha mencari sensasi.


Beberapa hari setelah penemuan mayat mayat Beth, polisi mendapatkan sebuah paket misterius yang mungkin berasal dari sang pembunuh sendiri.


Paket itu tiba di kantor harian Los Angeles Examiner yang segera diteruskan ke polisi. Di dalamnya ditemukan sebuah catatan yang terbuat dari guntingan-guntingan koran yang bertuliskan "Ini adalah barang-barang kepunyaan Dahlia...surat akan menyusul".

 
Di dalam kotak itu juga ditemukan kartu jaminan sosial kepunyaan Beth, akte kelahiran, foto Beth dengan rekan-rekannya, kartu nama dan nota klaim untuk koper yang tertinggal di depot bus.

Polisi mencoba untuk mencari sidik jari dari kotak dan barang-barang yang ada di dalamnya, namun ternyata semua barang tersebut telah dicuci dengan minyak tanah untuk membersihkannya dari sidik jari.Surat menyusul yang dijanjikan sang pembunuh memang tiba, namun tanpa petunjuk yang berarti.


Selama 60 tahun terakhir ini, paling tidak ada 24 tersangka yang dianggap paling mungkin melakukan pembunuhan Black Dahlia, namun, ane hanya akan membahas beberapa nama yang paling populer.


George Hodel


steve hodel detektif bagian pembunuhan di LAPD menulis Buku yang berjudul "Black Dahlia Avenger" dan terbit tahun 2003. Di dalamnya ia menuduh sang ayah, Dr.George Hodel, yang juga seorang ahli bedah, sebagai pembunuh Black Dahlia.


Steve juga percaya kalau beberapa kasus pembunuhan yang tidak terpecahkan lainnya mungkin dilakukan oleh ayahnya, seperti "Red Lipstick Murder"Namun, mungkin yang paling luar biasa adalah teori Steve kalau ayahnya juga adalah Zodiac Killer yang legendaris.


Teori Steve ini cukup luar biasa, tetapi sepertinya ia punya dasar yang cukup kuat. Foto George Hodel ternyata sangat mirip dengan sketsa wajah Zodiac Killer yang dirilis oleh pihak kepolisian pada tahun 1960an.

 
Jika pembunuh Black Dahlia, Red Lipstick Murder dan Zodiac Killer ternyata orang yang sama, maka bukan tidak mungkin kalau pengakuan Zodiac mengenai jumlah korbannya benar adanya.

Arnold Smith


Pada tahun 1981, puluhan tahun setelah pembunuhan itu terjadi, ada satu petunjuk penting mengenai kasus ini muncul ke permukaan. Waktu itu, seorang detektif LAPD bernama John St.John menerima informasi mengenai kasus Black Dahlia dari seorang informan.


Suatu hari, seorang informan datang kepadanya dan memberikan sebuah rekaman pengakuan dari seseorang yang bisa jadi sang pembunuh Black Dahlia sendiri. Pria di dalam rekaman itu juga menunjukkan kepada sang informan beberapa foto dan barang-barang pribadi yang diklaimnya sebagai milik Beth.


Pria itu bernama Arnold Smith. Dalam rekaman itu, Smith mengklaim kalau rekannya yang bernama Al Morrison yang juga seorang pelaku kejahatan seksual telah membunuh dan memutilasi Beth.

 
St.John percaya kalau Arnold Smith dan Al Morrison adalah pria yang sama.

Selain pengakuan, rekaman itu juga menceritakan detail bagaimana Beth dibunuh. Smith bercerita kalau Beth datang ke kamar Al Morrison di Hollywood karena ia tidak punya tempat untuk menginap. Morrison lalu membawa Beth ke sebuah rumah di East 31st dekat San pedro dan mengajaknya berhubungan seks yang kemudian ditolak oleh Beth.


Morrison menjadi marah dan menganiaya Beth yang kemudian berujung pada pembunuhan dan mutilasi terhadap Beth.


Informasi ini bocor ke pers. Media dihebohkan dengan kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus Black Dahlia. Akibatnya, Arnold Smith malah menghilang dan tidak bisa dihubungi, mungkin karena ketakutan. Informan St.John tidak mengetahui dimana ia tinggal, namun ia meninggalkan beberapa pesan untuk Smith supaya bisa bertemu. Akhirnya pesan itu dibalas dan Smith bersedia bertemu.


Namun, pertemuan yang mungkin bisa menjadi kunci pemecahan kasus itu tidak pernah terjadi.


Beberapa hari sebelum pertemuan itu, Smith ditemukan tewas dengan kondisi mengerikan di atas tempat tidurnya di Holland Hotel. Smith diduga merokok ketika ia tertidur sehingga tubuhnya terbakar habis bersama tempat tidurnya dan dokumen-dokumen lainnya yang diduga milik Beth.


Kematian Smith memang agak mencurigakan, namun polisi tidak menemukan bukti adanya kejahatan di dalam peristiwa itu. Misteri di dalam misteri.


Dengan kematian Smith, salah satu kunci yang mungkin bisa memecahkan misteri Black Dahlia lenyap untuk selama-lamanya.


Mungkinkah Arnold Smith pembunuh Black Dahlia yang sesungguhnya?


Walaupun banyak petunjuk dan teori baru bermunculan, setelah lebih dari 60 tahun, pihak LAPD masih mengkategorikan kasus ini sebagai "Unsolved - tidak terpecahkan". Namun, kasus ini masih menarik perhatian para peneliti independen. Mungkin dalam tahun-tahun berikutnya, kita akan mendengar teori-teori baru lainnya.

Dullahan, Legenda Penunggang Kuda Tanpa Kepala

Diantara sekian banyak legenda yang berkenaan mengenai malaikat kematian, Dullahan kiranya salah satu yang paling mengerikan. Disinyalir berasal dari legenda Irlandia, makhluk ini memiliki penampakan yang dapat membuat bulu kuduk siapapun berdiri seketika. Hampir seluruh catatan sejarah maupun mitos mengenai Dullahan menyebutkan bahwa makhluk dari lain tersebut tidak memiliki kepala di tempat yang seharusnya. Jadi kepala sang dewa kematian tersebut selalu dibawa di tangannya, tidak menempel di leher!!

Konon tujuannya adalah agar tangan dapat mengangkat kepala tinggi-tinggi sehingga Dullahan bisa melihat lebih jauh daerah sekitarnya. Wajah Dullahan digambarkan putih pucat, dengan mulut sobek lebar dari satu telinga ke telinga lainnya. Matanya yang kecil bewarna hitam dan menatap dengan sangat tajam; saking tajamnya sampai-sampai siapapun yang melihatnya akan terpaku seketika. Kepala Dullahan juga diliputi aura kehijauan. Aura tersebut membantu Dullahan untuk melihat keadaan sekeliling, jadi kepalanya juga berfungsi sebagai lentera penerang.


Ciri khas Dullahan lainnya adalah cambuk yang selalu dibawanya kemanapun ia pergi, dimana cambuk tersebut konon dibuat dari sulaman tubuh manusia yang sudah meninggal. Penggambaran perawakan Dullahan dari leher ke bawah, memiliki variasi yang lebih beragam. Namun pada umumnya ia memiliki tubuh yang tinggi dengan balutan jubah bewarna hitam. Sebagian kalangan menyebutkanbahwa Dullahan menunggangi seekor kuda hitam, tetapi ada yang menyebutkan bahwa kereta suram yang ditarik oleh 6 ekor kuda hitam merupakan kendaraan Dullahan. Kereta tersebut pun dihiasi dengan objek-objek berbau kematian, dimana hiasan yang paling populer dalam legenda Dullahan adalah tengkorak-tengkorak yang digunakan sebagai alas lilin!! Yang pasti Dullahan selalu muncul dengan aura kegelapan.

Asal-muasal Dullahan diwarnai dengan mitos yang beragam. Salah satunya mengisahkan bahwa makhluk ini merupakan penjelmaan dari salah satu Dewa Kesuburan Celtic bernama Crom Dubh. Dewa tersebut dipuja habis-habisan oleh para raja kuno, terutama Tighermas yang merupakan salah seorang raja terkenal di Irlandia. Setiap tahun Tighermas mengurbankan nyawa-nyawa manusia untuk menyenangkan Crom Dubh. Tapi tradisi pengurbanan manusia ini terhapus pada abad ke-6 setelah masehi, ketika agama Kristen masuk ke Irlandia, dimana kepercayaan para Kristiani akhirnya menghapus kebiasaan kurban manusia yang dianggap sangat tidak berprikemanusiaan. Meski tradisinya dilupakan namun tidak demikian dengan nama besar dan sepak terjang Crom Dubh terus mendatangi manusia untuk mengambil nyawa mereka.

Alasan mengapa Dullahan begitu ditakuti adalah karena penampakan Dullahan biasanya menandakan kematian. Tidak seperti Banshee yang memberikan peringatan terlebih dahulu, makhluk ini bekerja cepat dimana hanya dengan dipanggil namanya saja maka nama orang tersebut akan dicabut. Konon Dullahan sangat senang berkeliaran di tengan festival atau perayaan, khususnya pada perayaan penghormatan Crom Dubh selaku Dewa Kesuburan. Festival tersebut, yang dirayakan oleh rakyat Irlandia, diadakan pada akhir bulan Agustus atau awal bulan September. Setelah menemukan targetnya maka Dullahan akan bergerak setelah festival berakhir, tepatnya ketika si target sendirian. Versi lain menyebutkan bahwa jika Dullahan berhenti di depan seorang manusia yang masih hidup makan orang tersebut akan segera meninggal.


Hal lain yang membuat Dullahan menjadi malaikat kematian yang sangat disegani adalah sifatnya yang sangat individualis. Ia sangat tidak suka dipergoki ketika melancarkan aksinya, dan siapapun yang secara sengaja maupun tidak sengaja melihat sosoknya maka orang itu akan disirami darah. Jika terkena, kemungkinan besar orang tersebut adalah target Dullahan selanjutnya!! Namun selain menyiramkan darah, Dullahan akan mencambuk mata orang yang melihatnya sampai buta. Kelebihan lain dari sosok pencabut nyawa ini adalah kemampuannya dalam menerobos hambatan apapun, entah itu gerbang besi dengan kunci-kunci baja sampai persembunyian paling apik sekalipun. Jadi percuma saja bersembunyi atau mempertahankan diri jika Dullahan sudah mengincar nyawa seseorang.Hal lain yang membuat Dullahan menjadi malaikat kematian yang sangat disegani adalah sifatnya yang sangat individualis. Ia sangat tidak suka dipergoki ketika melancarkan aksinya, dan siapapun yang secara sengaja maupun tidak sengaja melihat sosoknya maka orang itu akan disirami darah. Jika terkena, kemungkinan besar orang tersebut adalah target Dullahan selanjutnya!! Namun selain menyiramkan darah, Dullahan akan mencambuk mata orang yang melihatnya sampai buta. Kelebihan lain dari sosok pencabut nyawa ini adalah kemampuannya dalam menerobos hambatan apapun, entah itu gerbang besi dengan kunci-kunci baja sampai persembunyian paling apik sekalipun. Jadi percuma saja bersembunyi atau mempertahankan diri jika Dullahan sudah mengincar nyawa seseorang.

Diantara segala kengerian mengenai kekuatan Dullahan, sang pencabut nyawa ternyata mempunyai satu kelemahan. Entah mengapa, Dullahan tidak suka dengan emas murni. Bahkan satu koin kecil namun terbuat dari emas murni kabarnya sudah mampu membuat sosok ini tidak mampu mendekat. Oleh karena itu, dalam festival perayaan Crom Dubh biasanya orang-orang Irlandia yang merayakan selalu mengantongi (minimalnya) satu koin emas supaya terhindar dari kejaran Dullahan.